Time Loop Narrative untuk Memperkuat Curiosity pada Film Kembang Api Karya HERWIN NOVIANTO

Authors

  • Ayu Kartika Sari Institut Seni Indonesia Padangpanjang
  • Abdul Rahman Institut Seni Indonesia Padanpanjang
  • Wahyu Nova Riski Institut Seni Indonesia Padanpanjang

DOI:

https://doi.org/10.19184/rolling.v7i1.46157

Keywords:

film, naratif, time loop, curiosity

Abstract

Time loop atau pengulangan waktu menjadi salah satu alternatif untuk menunjang curiosity (rasa ingin tahu). Time loop dalam film seringkali dapat meningkatkan rasa ingin tahu (curiosity) karena membuka berbagai pertanyaan menarik dan memunculkan elemen misteri atau teka-teki. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana time loop dalam film Kembang Api (2023) karya Herwin Novianto dapat meningkatkan rasa ingin tahu (curiosity). Menggunakan metode kualitatif deskriptif dan teori naratif Tzvetan Todorov (1971) yang dimodifikasi oleh Lacey dan Gillespie (Eriyanto, 2013), penelitian ini memiliki hasil yaitu bentuk naratif pada filmnya sesuai dengan teori naratif Todorov dan terdapat 6 kali putaran waktu (time loop). Melalui time loop, curiosity dapat meningkat sebagai elemen yang menciptakan unsur dramatik dalam cerita. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana time loop dapat diintegrasikan dalam aspek naratif dan visual film sehingga meningkatkan daya tarik terhadap film.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Abdul Rahman, Institut Seni Indonesia Padanpanjang

Program Studi Televisi dan Film, Fakultas Seni Rupa dan Desain

Wahyu Nova Riski, Institut Seni Indonesia Padanpanjang

Program Studi Televisi dan Film, Fakultas Seni Rupa dan Desain

Downloads

Published

2024-04-02